"Love is always patient and kind. It is never jealous. Love is never boastful or conceited. It is never rude or selfish. It does not take offense and is not resentful"
Do you remember to this quote? yup... you're right!. Quote yang barusan kalian baca diatas adalah salah satu quote yang disebutkan di Film A Walk To Remember. Apa yang ada dipikiran kalian semua bener! Posting kali ini gw pengen bahas soal Film itu... Kenapa emang film itu? yah... liat aja ntar ya ulasannya... Don't go anywhere, staychun trus yak... (**apa sih gw!**)Film Ini memang film uda lama banget... tapi jujur, gw baru nonton tadi pagi... hehehhhehehe... (ga gahol banget yakk...). Film ini dirilis tahun 2002an, dan dibuat based on Novel yang ditulis ama Nicholas Sparks tahun 1998. Disini dikisahkan ada seorang "begajulan" bernama London Carter yang tiba-tiba berubah 180 derajat (ada derajat yang lebih jauh lagi ga ya?-->perubahannya drastis banget sih!) dikarenakan seorang siswi pendiam, cantik, baik, pintar, menyenangkan, jago nyanyi, taat beragama... (so perfect!**mupeng**). Tapi ya, selayaknya kehidupan, ga ada yang sempurna!(Lagian kalo ga ada masalahnya ngapain di buat film!). Konflik muncul ketika London (diperanin sama Shane West) tau kalo cewe sempurna (Jamie: diperanin Mandy Moore) yang baru aja dia miliki mengidap penyakit mematikan Leukimia! Eh, Bukannya menghindar, London justru makin cinta sama Jamie...(ohh... so sweet...) dan pengen deket terus sama Jamie sambil mewujudkan satu persatu mimpi Jamie. Mulai dari mewujudkan mimpi nya untuk ada di 2 tempat dalam satu waktu, makein "tato" kupu-kupu, buatin teropong bintang yang gedhe biar bisa liat komet (lupa namanya!), sampe menikahi Jamie di gereja tempat mamanya dibesarkan (Ini keinginan nomer 1 Jamie!). Walau pada akhirnya Jamie harus pergi, tapi buat gw film ini tetep Happy Ending. Yah, menurut gw mereka sudah bersama dan sudah mencapai apa yang mereka inginkan. Meski maut memisahkan, tapi mereka berpisah dengan bahagia.
Hmm... mungkin buat kalian (termasuk gw sebenernya...) ceritanya terlalu perfect... Jamie juga gadis yang terlalu perfect... apalagi London, kebangetan perfectnya! Tapi yah, itulah cerita, sebuah fiktif yang mungkin memang kita (gw maksudnya...) khayalkan selama ini. Dapet sesosok "London" yang benar-benar nyata (mungkin ga ya???). Tapi menurut gw, mungkin banget kok yang namanya "Cinta Yang Sempurna" seperti tagline di judul posting gw ini... "Ketika Kamu Menerima Cinta Dengan Apa Adanya". Yah, ketika semua itu telah kita lakukan, maka cinta kita bisa terasa sempurna... tak terlihat, tapi bisa merasakan... tidak dekat, tapi tak pernah jauh. Begitulah kira-kira yang pengen disampaikan penulis novel tersebut (menurut gw pastinya!).
Salah satu quotes tentang cinta yang bisa kita kutip dari novel ato film tersebut, seperti yang uda gw tulis diatas, penulis pengen menyampaikan suatu yang besar dan indah tentang cinta. Dimana penulis mengutarakan bahwa cinta itu selalu sabar, cinta tidak pernah cemburu, cinta tidak akan angkuh, cinta tidak pernah kasar dan egois, cinta tidak membuat tersinggung apalagi membenci.
So... Pernah ga kalian ngerasain cinta yang kayak gitu? Kalo pernah, congrats atas keberhasilan kalian mencapai cinta yang sempurna. Kalo gw insyaAllah pernah ngerasain cinta yang kayak gini... yaitu cinta gw sama pencipta gw... ALLAH SWT... yang insyaAllah juga cinta yang paliiiiiiing sempurna yang bisa gw punya, karena Dia juga mencintai gw dengan SEMPURNA. Kalo, sama "London" yang nyata, i don't know, b'coz it's very abstract... really-really unpredictable... kecuali kalo ntar gw uda married kali ya... i'll be perfect wife for my husband (Cieleee.... Kuliah dulu! ngomongin married!).
So... Pernah ga kalian ngerasain cinta yang kayak gitu? Kalo pernah, congrats atas keberhasilan kalian mencapai cinta yang sempurna. Kalo gw insyaAllah pernah ngerasain cinta yang kayak gini... yaitu cinta gw sama pencipta gw... ALLAH SWT... yang insyaAllah juga cinta yang paliiiiiiing sempurna yang bisa gw punya, karena Dia juga mencintai gw dengan SEMPURNA. Kalo, sama "London" yang nyata, i don't know, b'coz it's very abstract... really-really unpredictable... kecuali kalo ntar gw uda married kali ya... i'll be perfect wife for my husband (Cieleee.... Kuliah dulu! ngomongin married!).
Daaaannn... bagi kalian... kita lebih tepatnya, yang belum pernah, cobalah untuk menciptakannya... "Perfect Love, When You Receive Love With As It Is"... hehehehehe... berjuang ya... Ganbatte!!!
Our love is like the wind... I can’t see it, but I sure can feel it (Jamie, A Walk To Remember)




