Terus terang blog ini bukan blog saya yang pertama. Kalo nggak salah ini adalah blog yang ke… lima…ya yang ke lima…keren yach??
:p
Dua blog pertama dibuat waktu SMA kelas 3, setela dibuat lupa username dan passwordnya karena setelah itu saya males buat buka blog itu lagi. Dua blog setelahnya saya buat dengan penuh keterpaksaan sabagai tugas praktikum di kampus. Secara otomatis ga pernah saya buka lagi, ya..karna saya postingnya juga penuh keterpaksaan tentunya. Nah.. yang ini, adalah blog yang saya buat dengan sepenuh jiwa dan sepenuh hati..dengan niatan tulus pengen belajar nulis.
Sebenernya saya suka nulis, saya suka sastra… tapi sayang, saya ga pernah mencoba untuk mengungkapkannya dalam tulisan. Saya suka berpendapat, tapi saya punya sebuah cerita tentang pendapat yang selalu disalahkan. Mungkin suatu kali pernah mendengar istilah pelatihan mental dangan metode “retorika” yang berasal dari kata “retoris” yang artinya “tidak perlu dijawab”. metode ini selalu mengunggulkan bagaimana menjatuhkan mental peserta pelatihannya dengan menyalahkan setiap pendapat atau jawaban yang dilontarkan oleh peserta (jelas aja salah..orang namanya retorika…berarti kan ga perlu dijawab…). Tapi peserta pun selalu salah jika tidak seorang pun diantara peserta yang berniat menjawab. Serba salah… . Nah begitulah sebuah metode yang menurut saya tidak efektif untuk melatih mental siapapun.
Perlu dikeyahui, “pengalaman pribadi” saya ini begitu membekas… dan membuat saya tidak pernah berani berpendapat lagi hingga saya menemukan sebuah ungkapan yang dilontarkan seorang senior saya di kampus bahwa “pendapat tidak pernah salah..”. Saat ini saya patut bersyukur karena berada di kamps yang mahasiswa/i didalamnya penuh dengan motivasi perjuangan baik belajar, berkarya, berwirausaha dan perjuangan untuk menuliskan setiap pemikiran-pemikiran yang muncul tentang apapun.
No comments:
Post a Comment